wilwatekta.com

Surat Terbuka untuk Warga Tuban yang Hendak Mengurus Administrasi Kependudukan

Foto: tubankab.go.id

Dear, untuk seluruh masyarakat Tuban, wabilkhusus Kamituo Wilwatekta.ID. Apa kabar Mas Wahyu? Sehat ya.

Alhamdulillah. Seneng dengernya kalau Kamituo Wilwatekta.ID selalu sehat.

Begini, Mas Wahyu. To the point aja ya.

Melalui surat terbuka ini saya ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat Tuban, kalau Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mulai membuka layanan pengurusan dokumen kependudukan di Mall Pelayanan Publik (MPP), kantor baru di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, itu lho, Mas, yang satu kompleks dengan kantor BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), utaranya Masjid Alfalah. Tahu kan ya?

Kita semua tahu bahwa adminduk itu sangat penting. Adminduk itu tidak hanya sebagai identitas diri, tetapi juga sebagai kebutuhan untuk mendukung aktivitas sehari. Hampir segala urusan yang ada kaitannya dengan identitas diri harus menyertakan adminduk. Dari mulai akta kelahiran, KTP, hingga akta kematian. Dari mulai urusan perkreditan hingga pembagian warisan. Semua tidak lepas dari peran penting adminduk. Kepadanya banyak urusan administrasi dibebankan. Tanpa adminduk, semuanya akan kelewat susah. Akan dianggap ilegal.

Nah, melalui surat terbuka ini, saya ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat Tuban yang belum memiliki administrasi kependudukan secara lengkap, segara untuk mengurusnya.

Jenis layanan yang kami siapkan, yakni layanan dokumen kependudukan dan layanan dokumen pencatatan sipil. Untuk layanan dokumen kependudukan meliputi KK (Kartu Keluarga), KTP-eL, Kartu Identitas Anak (KIA), dan Surat Pindah. Sedangkan untuk pencatatan sipil meliputi akta kelahiran dan akta kematian. Oh ya lupa, Mas Wahyu, ada juga layanan konsolidasi atau aktivasi KTP-eL dan Kartu Keluarga (KK).

Di tempat yang baru ini—MPP, kami juga menyediakan layanan serba simpel, Mas Kamituo, ada layanan 2in1 untuk akta kematian dan KK baru, serta layanan 3in1 untuk layanan akta kelahiran, KK baru, dan KIA. Kalau Mas Wahyu mau ngurus KIA, kami akan layani dengan sepenuh hati. Ups! Kebelanjur deh, anak siapa, Mas?

Dan yang paling penting dari itu semua, seluruh pelayanan tanpa dipungut biaya alias gratis. Catat ya, Mas Wahyu, Gratis. Tolong kalau ketemu tetangga-tetangganya disampaikan juga kalau ngurus adminduk itu gratis. Tidak ada biayanya.

Untuk pemohon bisa mendaftar melalui antrian online dengan mengakses www.sim-dukcapil.tubankab.go.id atau bisa diakses langsung dengan datang ke lokasi, namun untuk sementara ini sangat dibatasi mengingat pandemi. Karenanya sangat diutamakan pelayanan sistem online.

Oh ya hampir lupa, pemohon harus yang bersangkutan langsung atau masih anggota keluarga dalam satu KK. Kalau nanti Mas Wahyu misal mau membuat KK baru dengan istri, ya harus datang sendiri, jangan diwakilkan ke juru edit Imam Sarozi. Begitu, Mas Wahyu.

Sekian surat terbuka dari Disdukcapil, dan akhirnya matur makasih banyak. Semoga Wilwatekta.id selalu mengedukasi.

Artikel Terkait