wilwatekta.com

Gersos PK PMII MAKIBRA, Roviq Wahyudin: Memahami Problem Masyarakat Itu Penting

WILWATEKTA.COM – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Makhdum Ibrahim Tuban menggelar kegiatan bertajuk “Gerakan Sosial (Gersos) Darma PMII Makhdum Ibrahim Tuban.” Kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen PMII dalam menjawab berbagai problematika sosial di masyarakat. Dengan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan aksi langsung, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan solusi atas ketimpangan sosial yang masih menjadi tantangan besar di tengah masyarakat.

Ketua PK PMII Makibra Tuban, Roviq Wahyudin, menegaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari keresahan terhadap berbagai permasalahan sosial yang dirasakan masyarakat. Sebagai kader pergerakan yang sadar akan realitas sosial, PMII merasa bertanggung jawab untuk turut serta menghadirkan perubahan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kita sebagai penyambung lidah masyarakat. Sebagai organisasi yang peduli terhadap kondisi sosial, kita tidak bisa hanya berdiam diri ketika melihat adanya permasalahan yang terus berlangsung. Ini adalah waktu kita untuk bertindak dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Roviq dalam keterangan tertulis yang diterima pada, Kamis (16/01/25).

Roviq juga menyoroti pentingnya implementasi ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan dan diskusi di internal organisasi. Menurutnya, belajar tidak hanya cukup pada tataran teori, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk aksi nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kita sudah banyak belajar teori dalam forum diskusi dan perkuliahan. Saat inilah momen untuk mengimplementasikan ilmu tersebut. Dengan adanya kegiatan ini, kita tidak hanya berbicara tentang teori, tetapi langsung turun ke masyarakat untuk memberikan solusi. Kehadiran kami di Desa Ngrejeng ini juga merupakan bentuk silaturahmi antara Komisariat Makibra Tuban dengan masyarakat setempat,” lanjutnya.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Ngrejeng, Kecamatan Grabagan, ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Ngrejeng. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah masyarakat, tokoh masyarakat, kepala desa, serta Bhabinkamtibmas Desa Ngrejeng. Sambutan hangat dari masyarakat setempat menunjukkan antusiasme dan harapan besar terhadap kehadiran PMII di desa mereka.

Kepala Desa Ngrejeng Juma’in dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif PMII Komisariat Makhdum Ibrahim Tuban. “Kami menerima kalian dengan lapang dada. Apalagi PMII juga bagian dari NU, dan di desa ini mayoritas masyarakat merupakan warga NU. Dengan adanya kalian di sini, semoga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat serta meninggalkan kesan baik. Kehadiran kalian di sini kami restui sepenuhnya,” ujarnya.

Selama empat hari, mulai tanggal 16-19 Januari 2025, kegiatan ini akan diisi dengan berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemahaman masyarakat. Beberapa program utama meliputi penyuluhan kesehatan, pelatihan keterampilan, dan diskusi interaktif mengenai isu-isu sosial yang dihadapi oleh masyarakat Desa Ngrejeng. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan inklusif.

Roviq berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk berbagi ilmu dan pengalaman, tetapi juga mampu membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kerja sama dalam menyelesaikan masalah sosial. “Kami percaya bahwa dengan bersama-sama, masyarakat dan mahasiswa dapat menciptakan solusi yang lebih baik. Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa kita peduli dan ingin belajar langsung dari masyarakat tentang apa yang benar-benar mereka butuhkan,” tegasnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi PK PMII Makibra Tuban untuk menunjukkan komitmennya dalam menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan. Dengan menempatkan masyarakat sebagai mitra utama, PMII berharap dapat memberikan kontribusi yang bermakna dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Ngrejeng.

Acara pembukaan yang berlangsung hangat dan penuh semangat ini ditutup dengan doa bersama, sebagai simbol harapan agar kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Kepala Desa Ngrejeng beserta tokoh masyarakat yang hadir menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini dan berharap agar kerja sama antara PMII dan masyarakat terus terjalin erat di masa mendatang.

Dengan semangat turun langsung melihat problem masyarakat, PK PMII Makibra Tuban menunjukkan bahwa aksi nyata adalah kunci untuk mewujudkan perubahan sosial. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa bukan hanya sekadar agen perubahan, tetapi juga mitra masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik. (*)

Artikel Terkait